Sabtu, 27 November 2010

Berat Aktual vs Berat Volumetrik

Perhitungan berat mempunyai formula yang berbeda untuk setiap jenis servis pengiriman barang (cargo). Disini kita hanya membatasi untuk pengiriman barang via darat dan udara saja. Perhitungan berat barang via kapal laut (container) akan dibicarakan kemudian.

Apabila seseorang akan mengirim barang (cargo) dengan servis via darat, maka hal yang paling pokok untuk dicatat adalah jumlah barang (biasanya dihitung dengan pcs atau colly) dan berat barang.

Ada dua jenis penghitungan berat barang, yakni berat aktual dan berat volumetrik. Adapun penjelasan dari kedua sistim perhitungannya adalah sebagai berikut :

1. Berat Aktual (Berat Sebenarnya)

Berat aktual adalah berat yang didapat dari hasil perhitungan dengan menggunakan neraca ukur atau lazim disebut timbangan. Barang di timbang, maka langsung didapatkan berapa berat sesungguhnya barang tersebut. Satuan berat biasanya digunakan sistem Amerika yaiut KG (Kilogram).

Setelah barang di timbang biasanya tidak menunjukkan bilangan sempurna, misalkan 2 Kg, 15 Kg, atau 75 Kg. Akan tetapi hampir selalu didapat jumlah berlebih, misalnya 2,3 Kg, 5,7 Kg, atau 101,9 Kg. Apabila hal ini terjadi, lazimnya pihak ekspedisi membulatkan berat barang ke atas. Misalkan 2,8 kg dibulatkan menjadi 3 kg, dan seterusnya.

2. Berat Volumetrik (Berat volume)

Berat volumetrik adalah berat yang didapat dari hasil perhitungan dengan menggunakan ukuran volume barang. Perhitungan ini didasarkan pada kondisi dimana berat aktual barang kecil (ringan) akan tetapi memakan tempat (volume besar).

Formulasi yang dipakai untuk kiriman via darat adalah Panjang (cm) X Lebar (cm) X Tinggi (cm) : 4000. Formulasi ini sudah dipakai dan diterima secara luas dan di akui oleh ASPERINDO.

Sebagai contoh, barang dengan panjang 100 cm, lebar 100 cm dan tinggi 100 cm, maka memiliki berat volumetrik : 100 X 100 X 100 / 4000 = 250 Kg.

Sedangkan formula yang dipakai untuk kiriman via udara adalah Panjang (cm) X Lebar (cm) X Tinggi (cm) : 6.000. Formulasi ini sudah dipakai dan diterima secara luas dan di akui oleh ASPERINDO.

Sebagai contoh, barang dengan panjang 100 cm, lebar 100 cm dan tinggi 100 cm, maka memiliki berat volumetrik : 100 X 100 X 100 / 6.000 = 166.66 Kg atau 167 kg.

Dari kedua sistim perhitungan tersebut, manakah yang di pakai ? Kapan menggunakan berat aktual dan kapan menggunakan berat volumetrik ?

Kedua sistem perhitungan berat tersebut sama sama dipakai. Apabila barang kecil namun berat, maka di gunakan berat aktual (misalkan spare part, mesin dll). Sebaliknya apabila barang ringan namun memakan tempat, maka digunakan berat volumetrik (misalkan rak buku, almari, kursi dll.

Jumat, 26 November 2010

Mari maju Bersama kami


PT. Indah Cargo siap bersama Anda dalam melayani para Clien Anda yang berada di Kota-kota di sumatera dan Jawa dalam mengantarkan Barang pesanannya, dengan layanan door to door. Lebih Cepat, Lebih Aman

Jumat, 12 November 2010

Armada Layanan door to door

Armada Indah Cargo untuk layanan door to door, siap mengantarkan semua pengiriman barang Anda hingga alamat tujuan. sangat menghemat waktu dan biaya Anda dalam mengirim barang. cukup hubungi kami di 021-26813901. barang Anda kami jemput.

Armada Indah Cargo





Armada kami siap mengantar dan mengirim Barang Anda hingga tujuan. berangkat setiap hari.

Lebih Cepat lebih Aman.

hubungi:
Indah cargo cililitan
021-26813901

Selasa, 02 November 2010

Meeting Regional Jakarta




Pasar Rebo- Jakarta, Minggu 31 oktober 2010 bertempat di kantor operasional jakarta segenap Pimpinan Pusat dan cabang hingga karyawan PT. Indah cargo Sejabodetabek berkumpul dalam rangka ramah tamah dan sharing information.

Saya sebagai salah satu agen Indah cargo yang berkantor di cililitan yang hadir pada pertemuan itu sangat kagum dan terharu. karena disamping dihadiri oleh pemilik langsung Perusahaan Bapak Arisal Aziz juga dihadiri oleh direktur Operasioanl Pusat bapak Erwin Nasution. selain Ramah tamah dan silaturahim, pertemuan itu juga cukup penting karena berkaitan dengan informasi yang harus disampaikan ke segenap keluarga besar PT. Indah cargo.

Pak arisal Azis dalam pengarahannya menyampaikan dan memperkenalkan sejarah PT Indah cargo. Indah cargo ada dari ketiadaan, imbuhya.
yang paling berkesan dari informasi yang disampaikan bagi saya adalah bahwa kedepan 60% keuntungan dari PT. Indah cargo adalah untuk sosial dan pembiayaan anak yatim melalui Yayasan yang dibentuk sendiri oleh pemilik.

disamping itu juga, perhatian perusahaan terhadap kesejahteraan karyawan tak kalah besarnya.
bagi karyawan yang telah bekerja selama 5 tahun dengan penuh prestasi akan mendapatkan rumah GRATIS. hati saya semakin terkesima dengan pernyataan serius dari sang pemilik perusahaan. bukan hanya itua suransi dan insentif karyawan pun menjadi perhatian penuh.

Acara terdiri dari dua sesi, pertama pengarahan dari owner dan direktur operasional serta ditambahkan oleh Koordinator cabang jakarta oleh bapak Laode.

PT. Indah cargo cabang Jakarta telah melakukan perubahan struktur, Komandonya di pegang oleh bapak Laode sebagai koordinator Jakarta dan bapak Taufik sebagai kepala Cabang jakarta.
dengan penuh harapan semoga dengan adanya perubahan struktur dan sistem ini membawa Indah cargo lebih maju dalam pelayanan dan mampu bersaing dengan kompetitor yang ada.

Sesi kedua giliran karyawan dan agen agen menyampaikan "uneg-unegnya" mulai dari insentif, gaji hingga komisi menjadi diskusi hangat pertemuan itu.

namun kesimpulan tang saya dapatkan adalah bahwa dalam kelurga besar PT. Indah cargo harus membiasakan budaya komunikasi yang baik antar bagian. disiplin waktu kerja, serta model transaksi yang lebih prioritas adalah pembayaran Cash dari pelanggan.

Kepada segenap pelanggan setia, kami ucapkan terimaksih atas kerjasamanya, kami PT. indah cargo siap melyani Anda dengan pelayan terbaik. kepercayaan anda adalah amanah buat kami. Semoga bersama Indah cargo usaha Anda lancar dan Sukses.

Salam hangat

hendriko
085216791811